Peringati Hari Guru, Guru Honorer Bagaimana Nasibmu Kini?

Hari guru nasional menjadi momentum para guru untuk mengusulkan peningkatan kesejahteraan khususnya guru yang masih berstatus honorer. Karena ketimpangan antara guru Honorer dan Guru yang berstatus PNS kesejahteraannya sudah sangat jauh.

Bahkan, saat ini guru PNS tersebut di kota-kota besar penghasilannya sudah mencapai Rp 10 juta per bulan. Bahkan di Jakarta, menurut Ikatan Guru Indonesia (IGI) sudah lebih dari Rp 10 juta. Sedangkan mereka guru-guru yang masih berstatus honorer penghasilannya masih berkisaran Rp 500 ribu per bulan.

Ketua Umum Ikatan Guru ndonesia Muhammad Ramli Rahim mengatakan sebenarnya sudah ada titik terang dari nasib guru honorer tersebut, yaitu akan dirubah kontrak kerjanya menjadi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kontrak (P3K).

“Dengan perubahan status kerja ini sebenarnya sudah patut disyukuri karena penghasilan mereka akan meningkat,” kata Ramli kepada Liputan6.com, Sabtu (25/11/2017).

Dia mencontohkan, beberapa daerah kini sudah menjalankan kebijakan tersebut. Dia menyebutkan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Selatan.

Kedua provinsi ini mengambil kebijakan untuk melakukan seleksi beberapa guru honorer untuk diitngkatkan status kerjanya menjadi P3K. Seleksi ini nantinya juga akan meningkatkan kompetensi guru yang bersangkutan sehingga, selain penghasilan guru meningkat, kemampuan guru juga akan meningkat.

Sayangnya, menurut Ramli, jumlah guru honorer di Indonesia ini terlalu banyak. Bahkan Ramli menuturkan, perbandingan jumlah guru PNS dengan honorer mencapai 1:13.

“Sayangnya ini modelnya terbatas, jadi memang harus selektif. Tapi ke depannya, saya usul kalau status honorer ini dihapus saja, semua diubah menhadi P3K, ini harus pemerintah yang bantu,” ujar dia. (BG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *